January 2009
2 posts
Aku Tak 'kan Berhenti Mencintaimu (untuk dinda Sri...
Apa yang mesti kukatakan padamu saat Rindu menikam langit? Ketika deru metropolitan tak lagi menyisakan arti Dan temaram lampu jalan hanya menyinari kehampaan Adalah kau, dindakuyang melebur satu dalam sukmaku mengalirkan kemuliaan cinta pada sungai kasih yang engkau bentangkan Di hatiku, yang mendambamu, dari detik ke detik Jika saja gerimis malam ini tak segera usai Aku akan tetap...
Jan 23rd
Menyesap Senyap
Selalu, aku rasa, kita akan bercakap dalam senyap Dengan bahasa langit yang hanya kita yang tahu serta menyemai setiap harap yang kerap datang mengendap lalu meresapinya ke hati dengan getir Selalu, aku rasa, kamu tersenyum disana, ketika akupun tersenyum disini dan kita, dengan bahasa langit yang kita punya itu, secara bersahaja, menyapa larik-larik kenangan dan meniti setiap selasar...
Jan 23rd
December 2008
2 posts
PUISI TAHUN BARU
Tidurlah yang pulas anakku Saat kuganti kalender penanda waktu pada pagi pertama ditahun baru ditingkah gerimis yang tak jua usai dan kerlip kembang api dilangit malam serta gemuruh petir menggetarkan sukma Seperti degup jantungku yang mencoba memadamkan gusar menghadapi hari-hari yang bakal tersingkap satu-satu dari kalender baru Mimpilah yang indah anakku Tentang hari-hari berwarna...
Dec 31st
Untuk Sepotong Senja di Akhir Tahun
Dalam Diam, kau termangu Sepotong senja dibatas cakrawala memaku pandangmu “Di akhir tahun, selalu ada rindu yang luluh disana, sejak dulu” katamu, pilu Terlampau cepat waktu berderak hingga setiap momen tak sempat kau bekukan dalam hati tapi tidak untuk ini selalu ada ruang buatnya dipojok sanubari dimana kangen itu kau kemas bersama serpih-serpih kenangan yang terserak dan...
Dec 31st
April 2008
3 posts
Pagi Bening
Matahari tak pernah lalai menjemput pagi dan mengusir embun perlahan serta mengelupas gelap malam menjadi bening hari seperti senyum manismu, istriku yang mengusir embun perlahan menuju ke cakrawala saat mengantarku meniti perjalanan dengan riang
Apr 3rd
Meraba Bintang
Mendekat kesini anakku, Mari kita raba bintang dilangit yang hangat dan rasakan bagaimana karuniaNya mengalir dashyat dari redup kilaunya yang melenakan dan lembut mengelus jiwa seperti binar teduh mata kalian yang selalu menghimbauku untuk cepat pulang
Apr 2nd
Dari Balik Jendela Bis
Kaca buram itu memantulkan silau rimba beton juga kepongahan kota yang tak jua berhenti menggeliat Dan aku membeku, dikursi penumpang menatap hampa tanpa kata sementara suara sumbang sang pengamen bis mengalun tajam, merajam hati
Apr 1st
March 2008
2 posts
Ceria di Mata Alya
Pada matamu anakku, Selalu kubaca desir rindu yang mampu melerai gundah serta melepas letih dari sesak perjalanan Pada matamu anakku, Ada telaga jernih dengan angsa putih bermain riang disana yang membuatku tak akan tersesat menemukan jalan pulang
Mar 31st
Jejakmu, Lukamu..
Kau pahat muram dilangit hitam dengan geram lalu kau buat gairahku berkelindan kusut dengan tikaman matamu yang membara “Sudahlah. Sampai disini saja,” tukasmu getir Dan sisa jejakmupun menyisakan luka yang tak jua hilang meski gerimis telah usai
Mar 30th